5 Cara Praktis Membangun Backlink di Kolom Komentar

Tempat paling dominan yang saya gunakan untuk membangun backlink adalah situs-situs yang berbasis WordPres, baik yang self-host maupun yang wordpress.com (baca: Pilih WordPress Self-Hosted atau WordPress.com?). Hal ini saya lakukan semata-mata supaya saya mempunyai pola yang ringkas dan sistematis (dalam membangun backlink di kolom komentar WordPress).


Pola ini juga bisa diterapkan dalam sebuah tim sehingga menjadi SOP yang baku. Lebih mudah dikerjakan (karena terpola) dan lebih mudah dipantau perkembangannya.


Langsung saja saya bahas secara rinci.


1. Temukan Situs Berbasis WordPress


Ada 60 juta situs berbasis WordPress di seluruh dunia. Dengan menggunakan teknik footprint, sangat mudah untuk mencari target. (baca: Apa Itu SEO FootPrint?)


Kita bisa perintahkan Google untuk menampilkan kata kunci dari situs berbasis WordPress.com, caranya dengan menulis perintah Kata Kunci site:wordpress.com, contoh Jual buku islam site:wordpress.com.


Kita juga bisa temukan situs berbasis WordPress self-host dengan perintah ini: Kata Kunci "WordPress.org" (dengan tanda petik). Hasilnya tidak semua yang muncul adalah situs WordPress self-host, tapi mendominasi. Kira-kira 8 dari 10 yang muncul adalah WordPress self-host.


2. Filter Konten Terbaru


Setelah muncul kata kunci dari situs-situs berbasis WordPress, kamu bisa filter lagi supaya yang muncul adalah konten-konten terbaru. Klik Search Tools, kemudian pilih yang bagian Any Time.


Kalau saya biasanya pilih yang Past Week.


Proses berburu dan filtering.
Proses berburu dan filtering.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa web tersebut masih terawat dan masih dikelola. Percuma kita menamam backlink tapi ternyata website yang kita tanam sudah lama ditinggalkan pemiliknya, artinya komentar kita tidak akan pernah diapprove.


3. Gunakan Email Yang Belum Terdaftar


Dalam berkomentar, jangan pakai email yang sudah terdaftar di Gravatar maupun WordPress.com, karena jika kamu menggunakan email yang sudah terdaftar, kamu akan diminta untuk login karena sistem WordPress mendeteksi bahwa email tersebut terdaftar dalam databasenya. Ini membuat konerja jadi kurang efektif.


Secara teknis memang sangat sepele, tapi akan terasa sangat berdeda saat kamu praktek. Bisa dicoba.


4. Gunakan Keyword Diversity di Anchor Text


Di WordPress, form Nama atau Name akan otomatis menjadi Anchor Text. kamu bisa memanfaatkan ini secara bijak. Jangan menggunakan Exact Match Keyword sebagai Anchor Text di form Nama.


kamu bisa baca Apa Itu Keyword Diversity? untuk memahami lebih rinci. Di posting sebelumnya, saya pernah bahas studi kasus mengoptimasi kata kunci Cara Memotong Video. (Studi kasusnya bisa kamu baca di sini: Studi Kasus Naikkan Kata Kunci Populer Hanya dalam Beberapa Hari)


Di kasus itu, saya menggunakan Keyword Diversity.


Hal itu dilakukan supaya backlink terlihat lebih natural di mata Google. Selama ini saya melakukannya dan terbukti ampuh.


5. Menggunakan Kalimat Tanya


Alasannya sudah pernah saya bahas di sini Cara Supaya Komentar Diapprove Pemilik Website.


Pengalaman saya, dengan memberikan kalimat tanya saat berkomentar, kemungkinan diapprove jadi sangat tinggi.


* * *


Silahkan dicoba, semoga bermanfaat.


Next Post Previous Post